Gerhana! Gerhana! Gerhana!

Tulisan ini dibuat 12 jam setelah gerhana matahari dimulai di Palembang, berlangsung sekitar dua jam, gerhana matahari total ini terasa seperti filem cinta yang berakhir dengan perpisahan yang dilakukan dengan baik-baik, perasaan penonton dibuat campur aduk, dua pelakon utama pasti bertemu dan berpisah tapi pelakon lain membuat penonton gregetan, ada yang menghalang-halangi, ada yang hendak meniup jauh-jauh yang menghalangi tapi sayang jumlahnya terlalu banyak, membuat penonton banyak yang harap-harap cemas, ada yang berdoa, ada sholawat, ada sumpah serapah, ada yang nyari voucher Makan VIP, ini benar-benar filem yang berhasil menguras emosi penonton, tapi semuanya berakhir bahagia. Keren.

Bagi sebagian yang lain, Gerhana Matahari Total ini terasa seperti filem suspens yang dibumbui kisah cinta, penuh intrik dan ketegangan dari awal sampai akhir, jalan yang ditutup, parkir yang jauh, jalan yang penuh sesak oleh manusia, batas-batas yang dilanggar, orang-orang yang berdiri di atas meja tempat kita duduk, dan tidak ada jalur antri di food truck, sangat menegangkan, but again, akhirnya, tetap keren.

Karena memang ketegangan-ketegangan seperti itulah yang diharapkan dari filem suspens, dan semua harapan terbayar lunas. Saya puas.

Jika ada yang bertanya kepada saya “apakah anda mau kembali menonton gerhana?”
Dengan tegas akan saya jawab, YA, saya mau menonton kembali gerhana, terutama gerhana yang ada Peggy Melati Sukma.

image

Advertisements

One thought on “Gerhana! Gerhana! Gerhana!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s